Jumat, 27 September 2013

TENTANG DIA...
(By Anggun Kusumawardhani)

Sejenak aku teringat ketika pertama kalinya aku bertemu denganmu…
Aku pikir, kau ini seorang yang serius dan dingin
Bahkan saat aku sudah mengenalmu hampir dua minggu
Kesan itu belum hilang
Tapi, setelah beberapa bulan bersama
Aku baru tahu betapa kekanak-kanakannya dirimu
Berusaha mencari celah untuk mengerjaiku
Berupaya mengambil foto-fotoku 
Saat aku sedang tidak dalam pose yang cantik 
Seperti anak-anak perempuan yang lain…

Haiii,, Pemalas! Harus aku akui
Dulu kau mampu membuatku merasa sangat gugup saat sedang berdua denganmu..
Aku masih ingat, malam pertama kita pergi hanya berdua
Saat itulah aku begitu bingung memikirkan bahan pembicaraan agar kita berdua bisa lebih akrab…
Berawal dari itulah kita berdua dipasangkan
Dan cerita kita dimulai..

Terkadang aku ingin mengulang masa-masa itu kembali…
Pemalas!!! akhir-akhir ini aku merasa takut cerita itu tak akan lagi berlanjut 
Aku takut malam-malamku tak kan kau ganggu seperti biasanya lagi..
Dan aku juga takut jika kau tak lagi mengomentari semua foto-fotoku…
Dengan kata-katamu yang tak pernah memuji
Aku takut kau tak kan lagi mengirim pesan untuk membangunkanku..
Dan aku takut kau tak seperti hari kemarin…

Jika aku boleh memilih,,
Aku lebih suka kau yang banyak bicara
Meskipun hanya untuk mengejekku

Pemalas!!! Apa ini memang pertanda dari Tuhan 
Jika aku harus bangun dari mimpi yang aku habiskan dengan orang yang kekanak-kanakan seperti dirimu?
Pemalas!! Apa kau akan kembali untuk menggangu hari-hariku lagi seperti biasanya???

Walaupun aku sering bilang tidak suka dengan sikapmu yang kekanak-kanakan,
Tapi aku berharap kau tak akan berubah
Tetap jadi seperti yang aku kenal…
Seorang pemalas yang mengganggu siang dan malamku…

TENTANG DIA, SI PEMALAS YANG KU SUKA (DULU)

KISAH TANPA NAMA 
(BY Anggun Kusumawardhani)

Kamu...
Kamu itu…
Satu-satunya orang yang nggak pernah sama sekali mau muji aku
Atau bilang hal-hal yang baik tentang aku
Satu-satunya orang yang sering bilang kalau aku itu “payah”
Orang yang bilang kalau aku itu kayak anak tk
Orang yang sering bikin aku jengkel dan
Orang yang paling seneng ngerjain aku.

Tapi kamu juga…
Orang yang bisa buat aku tertawa dengan pemikiran kamu yang aneh
Orang yang akhir-akhir ini nemenin aku dalam dunia tidak nyata
Orang yang buat aku pengen bilang "aku kangen kamu"
Orang yang mengajarkan aku, bahwa tidak semua pertanyaan itu ada jawabannya
Dan orang yang mengajarkan aku, bahwa sesuatu itu tidak selalu untuk dikatakan tapi mungkin cukup untuk dirasakan
Karna mungkin semua hal dan kenangan tentang kamu memang bukan untuk aku katakan tapi cukup untuk aku rasakan.

Kelak, aku hanya mampu tertawa mengingat semua kenangan-kenangan itu
Terimakasih karna telah membuatku merasakan banyak hal selama mengenalmu
Kelak, dan kelak,,,ketika disampingku sudah ada lelaki lain sebagai teman hidupku, dan wanita lain sebagai pendampingmu,,
Semoga kita bisa bahagia meski kita tak bisa untuk bersama-sama lagi
Pertemuan singkat denganmu akan selalu aku ingat, karna sosok sepertimu mungkin tak akan lagi aku jumpai di lain tempat

Aku dan kamu hanyalah kisah tanpa nama
Kisah yang akhir ceritanya masih menjadi rahasia
Aku akan merindukanmu, kelak jika aku sudah tidak disini bersamamu…

Itu pasti, meskipun aku tak akan pernah mengatakan ini padamu 
Dan kamu juga mungkin tak merasakan hal yang sama sepertiku

Teruntuk kamu yang tak dapat ku sebut namanya " kisah tanpa nama"